Oleh: kreshna | Agustus 14, 2010

Bukan Drama Thriller Biasa

Mungkin judulnya terdengar berlebihan. Sebetulnya 3 film di bawah ini bukanlah film istimewa bgt. Dan bukanlah film drama thriller yg mgkn digilai oleh banyak org. Bahkan beberapa org menganggapnya biasa aja. Ketiga film ini mgkn saja terlihat biasa setelah kamu menontonnya hingga selesai. Tapi tetap saja menimbulkan rasa miris dan menguras batin (khas thriller) selama penayangan filmnya. Membayangkan akan bagaimana nasib sang jagoan utama hingga terpaksa mengikutinya sampai akhir cerita (walopun terkadang akhirnya kita semua sudah tahu).

film pertama dimulai dengan Rendition..

Mengisahkan tentang seorang amerika kelahiran mesir yg secara tiba-tiba diculik oleh CIA ketika baru saja mendarat di negara adidaya tersebut. Ia dituduh sebagai seorang tersangka teroris walopun sepertinya CIA tidak mempunyai cukup bukti utk memastikannya. Akhirnya segala cara dilakukan CIA agar sang pria malang ini menjadi pesakitan dan terpaksa menjalani penyiksaan selama proses pemeriksaan.

Jadilah benang merah diatas menjadi pembuka bagi cerita karakter-karakter lainnya. Seperti halnya kisah sang istri dari tokoh malang diatas (yg diperankan oleh reese witherspoon) yg berjuang, walaupun dalam keadaan hamil,  mencari keberadaan sang suaminya. Sang istri kemudian meminta bantuan melalui temannya, seorang anggota kongres AS yg diperankan oleh peter sarsgaard, utk mencari tahu keberadaan suaminya.

Ada lagi cerita lainnya mengenai seorang analisis muda CIA (yg diperankan oleh jake gyllenhaal) yg bimbang utk menolong pria malang tsb atau menjalankan tugas negaranya utk membasmi teroris. Dan juga masih ada cerita dari tokoh-tokoh berkebangsaan mesir yg menambah keruwetan masalah yg terjadi (yg mgkn saja menjadi salah satu alasan mengapa benang merah diatas bs terjadi). Belum lg kehadiran dari Meryl Streep dan Alan Arkin yg berperan sbg anggota kongres senior AS yg ikut menyemarakkan kisah ini.

Cerita filmnya memang diangkat dari kisah nyata yg sering terjadi dgn orang2 yg mengalami kasus redensi. Seperti kisah khalid el-masri atau kasus maher arar. film yg membuat gw merasa miris selama menyaksikannya ini ternyata bukanlah film yg cukup sukses di negara asalnya. Banyak yg menganggap kegagalan film ini di pasar amerika dikarenakan ketidaksiapan rakyat amerika melihat penyiksaan yg dilakukan oleh negaranya sendiri.

Sebelum membuat film rendition, sang sutradara gavin hood sukses dgn film tsotsi yg membawanya meraih Best Foreign Language Film of the Year dalam academy awards tahun 2006. 2 tahun setelah rendition rilis, ia mencoba peruntungan dgn menyutradarai film superhero berjudul x-men origins : wolverine.

film selanjutnya adalah united 93

United 93, bagi gw adalah salah satu film terbaik yg pernah gw tonton. Film yg menurut gw lebih bagus menceritakan tragedi WTC, yg sangat emosional terutama utk bangsa amerika, dibandingkan film berjudul WTC karya oliver stone. Film ini begitu hebat menggambarkan detik-detik menegangkan apa yg terjadi di dalam pesawat united 93. Bagaimana para penumpang mencoba merespons kejadian yg menimpa mereka.

Menurut gw film ini terbagi dalam 2 bagian. Bagian pertama bercerita mengenai awal keberangkatan pesawat-pesawat naas tersebut.  Penggambaran para penumpang di bandara dan juga karakter teroris yg diperlihatkan sebagai manusia biasa yg memiliki kebimbangan hati dalam menjalankan misinya. Bagian pertama film ini juga mengisahkan tentang kejanggalan-kejanggalan yg terjadi di menara pengawas bandara. Termasuk kepanikan yg terjadi di bagian pengendalian pesawat yg melintas di amerika dan kejanggalan pada angkatan udara amerika ketika pesawat mulai memasuki kota.

Perpindahan antara bagian kesatu dan bagian kedua adalah ditandai dengan adegan ketika banyak orang melihat keanehan adanya sebuah pesawat yg melintas kota dan tiba-tiba menabrak gedung WTC. Bagian kedua film ini kemudian dimulai dengan suasana pesawat united 93 ketika para teroris yg berjumlah 4 orang mencoba membajak pesawat dan para penumpang pesawat mencoba melawannya semampu mereka.

Sungguh membuat merinding ketika menyaksikan detik-detik penyerangan para penumpang melawan teroris tersebut. Hati ini masih saja berharap bahwa para penumpang mampu mengalahkan 4 teroris tersebut dan mendaratkan pesawat dengan selamat.

Apalg ketika para penumpang tersebut sebelum melakukan penyerangan, mereka menelepon sanak saudara terlebih dahulu seakan ingin berpamitan utk berpisah selamanya.

Teknik handheld dalam penyutradaraan yg menjadi ciri khas paul greengrass ternyata mampu membuat suasana menegangkan dalam film ini. Membuat gw berharap-harap cemas tentang keselamatan para penumpangnya. Paul grenngrass dikemudian hari menjadi terkenal karena kerjasama apiknya dgn matt damon dalam 2 seri terakhir film bourne, supremacy dan ultimatum. Kerjasamanya dengan matt damon sendiri berlanjut ketika pengerjaan bersama film green zone yg dirilis awal tahun ini.

Balik lagi ke film united 93, bahwa ternyata jalan cerita film ini didasarkan pada cerita-cerita yg terjadi lewat telepon antara para penumpang dengan keluarganya. Bahkan beberapa petugas pengawas lalu lintas penerbangan diperankan sendiri oleh para pelakunya. Walaupun begitu tetap saja ada efek dramatisasi khas film yg mengemas film ini agar terlihat menarik.

film yg terakhir adalah a mighty heart

Sekali lagi film yg membuat miris ketika menontonnya (dan mencapai klimaksnya ketika bagian akhir film). Berharap-harap cemas akan keselamatan tokoh yg menjadi kunci cerita film ini. Walaupun kita sudah tahu bagaimana akhir dari film yg diangkat dari kisah nyata ini, namun gw masih saja berandai-andai bahwa filmnya bs memberikan happy ending tidak seperti kenyataan yg terjadi.

FIlm yg berkisah mengenai jurnalis wall street journal bernama daniel pearl yg mengajak istrinya mariane pearl utk tinggal di karachi pakistan selama beberapa hari. Danny berencana mewawancarai tokoh islam garis keras bernama sheikh gilani yg di duga sebagai dalang serangan bom yg terjadi di berbagai kota termasuk tragedi wtc. Namun yg terjadi kemudian adalah danny malah diculik oleh tokoh islam garis keras lainnya yaitu sheikh omar. Dengan menjebaknya seakan ada pertemuan antara danny dgn sheikh gilani.

Yg terjadi kemudian sepanjang film adalah proses pencarian danny pearl dengan tokoh sentralnya yaitu sang istri mariane pearl yg diperankan oleh angelina jolie. Dalam proses pencariannya marianne dibantu oleh banyak pihak seperti kepolisian rahasia pakistan, bagian keamanan diplomatik dan pihak dari wall street journal tempat danny bekerja.

film ini coba menggambarkan ketabahan dan kekuatan hati dari seorang mariane pearl. Dgn keadaan hamil ia tetap berusaha utk menjaga kekuatan mentalnya dan terus berupaya mencari keberadaan suaminya. Emosi dibagian ending ketika mariane mengetahui kondisi suaminya seperti memperlihatkan luapan amarahnya yg selama ini dipendam. Walopun banyak yg mengkritik akting jolie disini, entah mengapa gw menyukai akting jolie di film ini. Tidak istimewa namun cukup bagus.

Sekembalinya ke negara asalnya prancis, Mariane lalu melahirkan putranya yg diberi nama adam. Ia lalu menuliskan novel yg berdasarkan pengalaman pahit yg ia alami. Novel tersebut berjudul Mariane Pearl’s Memoir. Buku inilah yg diangkat ke layar lebar menjadi film a mighty heart dgn sutradara michael winterbottom dan pemain angelina jolie. Bagi angelina jolie sendiri setelah memainkan perannya sebagai istri yg kehilangan suaminya, dikemudian hari ia lalu memerankan ibu yg kehilangan anaknya dalam film besutan clint eastwood, changeling.


Tanggapan

  1. [...] Read More… [...]


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.